A very simple wish from Rara

Finally, another review about Indonesian movie. After the last time I wrote “Garuda di Dadaku” I rarely watched any Indonesian movie, it’s not that there was no good movie in Indonesia, but it’s just me, that didn’t have much time to look for it and watch.🙂 So let’s start again with this movie.

Film ini berkisah tentang seorang anak perempuan bernama Rara (Dwi Tasya), yang tidak seperti kebanyakan anak di usianya, memilih mengangankan untuk mempunyai Jendela di rumah tripleknya. Jendela? ya, hal yang biasanya sudah ada dengan sendirinya di sebuah rumah tanpa diminta. Masalah ekonomilah yang membuat impiannya menjadi sangat sulit tercapai. Meski banyak yang mengabaikan impian sederhananya itu, Rara tidak mau berhenti memimpikan ada jendela di rumahnya, walau cuma sekali.

Ceritanya ga berlanjut jadi petualangan mencari jendela juga sih, karena kemudian datang Aldo (Emir Mahira <3) anak autis yang kaya namun kesepian dan mebutuhkan teman. Mereka bertemu saat Rara sedang ngojek payung. Karena suatu kejadian, mereka jadi saling mengenal dan akhirnya bersahabat. Dari situ dimulailah kisah persahabatan dua bocah dengan keinginan masing2 yang dikemas dalam sebuah film musikal.

Rara tinggal di perkampungan kumuh bersama ayah (Raffi Ahmad) dan nenek (Inggrid Wijarnako) yang sakit2an. Bersama teman-teman setiap hari ia bersekolah di Rumah Singgah, yang dibuka oleh Bu Alya. Selain sekolah Rara dan teman-teman  mengamen dan ngojek payung. Sementara Aldo, yang menderita autisme ringan, adalah anak bungsu dari keluarga kaya, seperti kebanyakan masalah anak orang kaya, Aldo kesepian karena keluarganya yang sibuk dengan urusan masing2. Hanya nenek (Atie Kanser), Mas Tarjo, dan Mbak Siti yang bisa menjadi temannya di rumah. (dibilangnya sih begitu, tapi sebetulnya Kakak laki-lakinya, Adam, juga selalu nemenin lho, haha).

Pada akhirnya gimana ya, apa Rara bisa punya Jendela nantinya? misalnya dibeliin Aldo gitu? Lalu sebagai gantinya, Aldo jadi punya banyak teman, dan ga kesepian lagi. happy ending deh. Sayangnya ceritanya ga begitu,  berbagai peristiwa menghalangi jalan menuju impian mereka, .dan bahkan mengharuskan keduanya mengalami hal2 yang tidak menyenangkan. Jadi kira-kira akhir bahagia seperti apakah yang akan terjadi?😉

Buruan nonton deh, menurut mly ceritanya ini menarik, walaupun bukan tema baru ya, persahabatan antara kaya dan miskin, tapi entah kenapa film ini menyentuh sekali buat mly. It’s just so heartbreaking to see all those kids singing happily in the middle of trashes., and to know that they may have the least expected on dreams. Banyak pesan yang disampaikan film ini, yang mebuat kita berpikir apa kita sudah cukup perduli dengan lingkungan sekitar. Dengan anak-anak seperti Rara dan teman-teman. Dari lagu-lagu yang ditampilkan (secara ini musikal) sebenarnya cukup asik, tapi karena tidak adanya lead vokal, nyanyiannya jadi terasa kurang hidup. Lagu yang mly suka dan sampai sekarang masih teringat sih yang judulnya “Jendela” lagunya menyiratkan bahwa hati kita juga punya jendela, dan apakah kita sudah membukanya, itu yang jadi soal.Dari segi akting, semuanya bagus, apalagi akting autisnya Emir❤ lucu sekaliiiiiii *shotakon mode:on* Emir yang aslinya udah 13 tahun, masih aja berperan jadi anak 10 tahun, hihi.

Film ini tentunya ga sempurna, tapi secara keseluruhan sudah cukup bagus, dan kalau ditonton di bioskop sih mly rasa ga akan rugi, selain itu, menurut sang sutradara, 100% keuntungannya bakal disumbangkan lewat Dompet Dhuafa. Nah, kapan lagi bisa nonton sambil nyumbang, sebagai indonesian, yuk dukung perfilman Indonesia dengan nonton Rumah Tanpa Jendela di bioskop terdekat!😀

One thought on “A very simple wish from Rara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s